Assessment ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi. Hasilnya akan digunakan oleh tim seleksi untuk menyaring tiga kandidat terbaik yang akan melaju ke tahap berikutnya.
Enam peserta yang mengikuti assessment yakni Pj Sekda Muba Syafaruddin, Asisten I Setda Muba Ardiansyah, Kepala Bappeda Muba Mursalin, Kepala BKPSDM Muba Pathi Riduan, Staf Ahli Bupati Haryadi Karim, serta Kepala Disperindag Muba Hendra Tris Tomy.
Dalam kesempatan itu, Kiai Abdur Rohman Husen meminta seluruh peserta mengikuti proses dengan serius. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan assessment dilakukan secara transparan dan melibatkan pihak yang kompeten.
"Ikuti proses ini dengan baik. Assessment dilakukan secara terbuka dan profesional," ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Muba ingin memastikan pejabat yang terpilih memiliki kapasitas dan integritas dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik.
Pemkab Muba juga berharap Sekda terpilih nantinya mampu menghadirkan strategi dan inovasi guna mempercepat pembangunan daerah.
"Harapannya, program Muba Maju Lebih Cepat bisa berjalan optimal dan berdampak langsung bagi masyarakat," katanya.
Sementara itu, Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo menyatakan pihaknya berkomitmen menjalankan assessment secara profesional, independen, dan akurat.
Menurutnya, para asesor yang terlibat telah memiliki sertifikasi dan pengalaman memadai sehingga mampu melakukan penilaian secara objektif dan bertanggung jawab.
Ia juga mengapresiasi kepercayaan Pemkab Muba kepada Polda Sumsel dalam pelaksanaan assessment tersebut.
"Semoga Pemkab Muba mendapatkan Sekda terbaik yang mampu memimpin ASN secara optimal," pungkasnya.