Ribuan jemaah memadati lokasi kegiatan yang dikemas dalam bentuk Pengajian Akbar tersebut. Kehadiran ulama nasional Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A. sebagai penceramah utama menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Lalan.
Dalam sambutannya, Wabup Muba Kyai Abdur Rohman Husen menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Sumsel di tengah padatnya agenda pemerintahan. Ia juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Lalan.
Menurut Wabup Rohman, ruas jalan Lalan memiliki peran strategis karena menghubungkan Kabupaten Muba dengan Kabupaten Banyuasin. Ia mengusulkan agar jalan tersebut ditingkatkan statusnya menjadi jalan provinsi.
“Kalau ini menjadi jalan provinsi, kami berharap penanganannya bisa lebih maksimal. Jalan di Lalan ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat,” ujar Rohman di hadapan Gubernur.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru menyatakan akan menurunkan tim dari Dinas Bina Marga untuk meninjau langsung kondisi jalan yang menghubungkan Kecamatan Lalan menuju Tungkal Ilir.
“Nanti tim Bina Marga kita turunkan untuk melihat langsung kondisinya. Kita kaji langkah perbaikannya,” kata Herman Deru, disambut antusias jemaah.
Tak hanya menyoroti persoalan infrastruktur, Gubernur Sumsel juga menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan keagamaan. Ia secara spontan memberikan bantuan untuk Pondok Pesantren Darul Istiqomah berupa pengadaan mebel bagi para santri.
“Supaya anak-anak santri bisa belajar dengan nyaman, silakan belikan meja dan kursi yang bagus,” tegasnya.
Acara Harlah NU ke-103 ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Disbun Muba Drs. Bustanul Arifin, Kasat Pol PP Erdian Syahri, S.Sos., M.Si., Kepala DLH Okta Rizal, SE., Plt Kabag Kesra H. Opi Palopi, MA, Camat Lalan Jami’an, S.Pd., M.Si., Wakapolres Muba Kompol Iwan Wahyudi, S.H., serta tokoh masyarakat dan para pimpinan OPD.
Peringatan Harlah NU ke-103 ditutup dengan tausiyah KH. Said Aqil Siroj yang menekankan pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah serta peran strategis NU dalam merawat persatuan dan keutuhan bangsa di tengah tantangan zaman.