Iklan

Latest Post

Redaksi HITS SUMSEL
Kamis, 20 Agustus 2026, 23:46 WIB
Last Updated 2026-08-20T16:46:21Z
advertorialDaerahPALI

Disperindag PALI Gelar pelatihan HACCP, Dorong Produk IKM Lebih Aman dan Berdaya Saing

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 20 hingga 21 Agustus 2026 | Foto : Adp


PALI, HS - Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) terus berupaya meningkatkan kualitas produk Industri Kecil Menengah (IKM). Salah satunya dengan menggelar pelatihan Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) bagi para pelaku IKM di Kabupaten PALI.


Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 20 hingga 21 Agustus 2026 tersebut, dilaksanakan di Kantor Disperindag Kabupaten PALI dan diikuti sebanyak 23 peserta dari berbagai sektor usaha IKM.


Pelatihan HACCP ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai sistem pengendalian keamanan pangan. HACCP merupakan metode yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, serta mengendalikan potensi bahaya dalam proses produksi makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga produk siap dipasarkan kepada konsumen.


Melalui penerapan HACCP, pelaku IKM diharapkan mampu menghasilkan produk pangan yang lebih aman, berkualitas, serta memenuhi standar sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memperluas peluang pemasaran.


pelatihan HACCP menjadi langkah penting dalam memastikan produk pangan yang dihasilkan pelaku usaha benar-benar aman dikonsumsi masyarakat. | Foto : Adp


Menanggapi antusias peserta dalam mengikuti pelatihan tersebut, Bupati PALI Asgianto melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Kamriadi, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.


"Alhamdulillah, masyarakat pelaku Industri Kecil Menengah di Kabupaten PALI sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Artinya, program yang telah dicanangkan oleh Bapak Bupati Asgianto melalui Disperindag mendapat respon positif dari masyarakat," ujar Kamriadi.


Menurutnya, pelatihan HACCP menjadi langkah penting dalam memastikan produk pangan yang dihasilkan pelaku usaha benar-benar aman dikonsumsi masyarakat.


"Ini terkait bagaimana memastikan apa yang diberikan oleh pedagang atau pelaku usaha kondisinya aman. Mulai dari bahan yang digunakan, proses pengolahan, hingga pemasaran kepada masyarakat," jelasnya.


Kamriadi juga menyebutkan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten PALI ke depan untuk terus memberikan pendampingan kepada pelaku IKM agar semakin berkembang dan mandiri.


IKM Kabupaten PALI memiliki kualitas yang semakin baik dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. | Foto : Adp


"Kalau tadi berbicara dengan kawan-kawan IKM, mereka sangat merespon positif kegiatan ini. Ini menjadi PR kita bersama agar jumlah IKM terus bertambah, diberikan pendampingan, sehingga mereka bisa mandiri, berusaha, dan menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat," ungkapnya.


Ia berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga produk-produk IKM Kabupaten PALI memiliki kualitas yang semakin baik dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.


"Memastikan pangan itu aman sangat penting. Masyarakat sebagai konsumen harus mendapatkan jaminan bahwa produk yang mereka konsumsi telah melalui proses yang baik dan aman," tutup Kamriadi.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten PALI Ida Martini, S.P., S.E., M.Si. Kabid Perdagangan Indriani, SKM., M.Kes., serta menghadirkan narasumber dari Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) melalui Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Palembang, yakni Dr. Rahmaniar, S.T., M.Si., Bambang Sugiyono, S.T., M.Si., dan Fani Baskoro, S.T., M.T.(*)

Terkini