![]() |
| Anang yang dikenal sebagai aktivis buruh di Sumatera Selatan | Foto : dok. Pribadi |
Palembang, HSC – Dukungan agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden RI terus berdatangan. Kali ini, dukungan datang dari Ketua KSPSI AGN Sumatera Selatan, Abdullah Anang.
Abdullah Anang menegaskan, posisi Polri di bawah Presiden dinilai penting untuk menjaga stabilitas, netralitas, serta efektivitas institusi kepolisian dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Polri harus tetap berada di bawah Presiden agar koordinasi dan pengambilan kebijakan strategis berjalan baik serta tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat,” ujar Anang, Senin (26/1/2026).
Anang yang dikenal sebagai aktivis buruh di Sumatera Selatan itu menyampaikan pernyataan tersebut melalui sebuah rekaman video yang diterima awak media. Dalam video itu, ia menegaskan bahwa dukungan tersebut murni berasal dari aspirasi kalangan buruh.
Menurut Anang, stabilitas keamanan dan ketertiban nasional memiliki dampak langsung terhadap dunia kerja dan kesejahteraan buruh. Karena itu, pihaknya berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dapat mempertimbangkan aspirasi masyarakat dalam setiap kebijakan terkait institusi Polri.
“Stabilitas keamanan sangat berpengaruh terhadap dunia kerja dan kesejahteraan buruh. Karena itu, kami mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden,” pungkasnya.

