PALI – Warga yang bermukim di sekitar simpang empat Handayani Mulia, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mengeluhkan kerusakan jalan yang ditinggalkan setelah adanya perbaikan pipa PDAM Tirta Anugerah. Hampir sebulan lamanya bekas galian tersebut tidak kunjung dirapikan, membuat masyarakat merasa kecewa dan resah.
Kondisi jalan yang berlubang kini menyulitkan pengendara, terutama pengguna sepeda motor. Saat hujan turun, jalan berubah licin sehingga rawan menimbulkan kecelakaan.
“Kalau sudah hujan, licinnya bukan main. Motor gampang oleng. Seolah-olah PDAM cuma memperbaiki pipa tanpa peduli jalan yang digali,” ujar salah satu warga dengan nada kesal.
Tak hanya menghambat aktivitas, warga juga menilai situasi ini sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Mereka mendesak PDAM agar tidak mengabaikan fasilitas umum.
“Jangan cuma gali untuk perbaikan, setelah itu jalan ditinggal rusak. Itu kan jalan umum, harusnya dirapikan lagi,” tegas warga lainnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Direktur PDAM Tirta Anugerah PALI, Adi Nugraha, membenarkan adanya kerusakan jalan akibat perbaikan pipa.
“Terima kasih atas masukannya. Benar, itu pekerjaan perbaikan air valve. Dalam waktu dekat akan segera kami tindak lanjuti,” jelas Adi Nugraha saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat (22/8/2025).
Masyarakat berharap janji tersebut segera direalisasikan, sehingga jalan kembali nyaman dilalui dan risiko kecelakaan dapat dihindari.
“Kalau terus dibiarkan, kasihan orang-orang yang lewat. Apalagi banyak pelajar dan pekerja setiap hari harus melintas di sini,” tambah seorang warga.