PALI, HS – Enam bulan memimpin Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Bupati Asgianto, S.T. bersama Wakil Bupati Iwan Tuaji, S.H. dinilai telah berhasil menghadirkan sejumlah program dan terobosan. Salah satunya adalah keberhasilan mendapatkan hibah lahan perkantoran Pemkab PALI yang selama ini dinantikan masyarakat.
Setelah 12 tahun hanya menempati lahan pinjam pakai dari PT Musi Hutan Persada (MHP) sejak berdirinya PALI sebagai daerah otonomi baru, kini Pemkab PALI resmi memiliki aset berupa lahan dan kantor bupati yang sah secara hukum. Langkah ini dipandang sebagai pencapaian penting dalam memperkuat identitas dan kemandirian daerah.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten PALI, Arismin, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut.
"Kita sebagai masyarakat PALI patut berbangga. Kepemilikan kantor bupati dan lahan perkantoran ini merupakan capaian luar biasa, karena sangat penting bagi sebuah daerah untuk memiliki pusat pemerintahan yang sah sebagai ikon sekaligus wajah pemerintah daerah," jelasnya.
Namun, Arismin juga menyayangkan masih adanya kritik dari sejumlah pihak luar daerah yang menyoroti kinerja Pemkab PALI. Menurutnya, kritik tersebut tidak tepat karena disampaikan tanpa memahami langsung kondisi di lapangan.
"Kami menilai kritik dari aktivis mahasiswa di luar PALI tidak tepat sasaran dan justru berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat," tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya tetap terbuka jika memang ada kebijakan pemerintah yang menyeleweng dari aturan dan merugikan masyarakat.
"Kalau memang ada kebijakan yang keluar dari koridor undang-undang dan merugikan rakyat, kami yang akan berada di barisan terdepan untuk turun langsung ke lapangan," ucapnya.
Dengan perumpamaan sederhana, Arismin menggambarkan situasi tersebut.
"Ibaratnya begini, kalau mau masuk rumah orang, minimal ucapkan salam dulu. Baru bisa tahu isi rumah dan keadaan di dalamnya. Sama halnya dengan rumah tangga, kalau diganggu orang luar tentu kita tidak akan tinggal diam," tuturnya.
Sebagai penutup, Arismin menegaskan komitmen GP Ansor PALI untuk terus mendukung serta mengawal setiap program pembangunan yang dijalankan Pemkab PALI.
"Kami siap mendukung kebijakan pemerintah, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun kemasyarakatan yang bersifat membangun. Namun, jika ada kebijakan yang menyimpang dan merugikan masyarakat, kami pula yang akan berdiri paling depan untuk mengawal dan memperjuangkan kepentingan rakyat," pungkasnya.